Rabu, 04 Januari 2012

PROSESI BUDAYA YANG ADA DI TANJUNGBALAI ADALAH MUTIARA SELAT MALAKA DI HILIR DANAU TOBA

PROSESI KESULTANAN YANG DI GELAR SENIMAN SE KOTA TANJUNGBALAI ( TOK LAUT CENTER ART LABORATORY TANJUNGBALAI CITY /TOK LAUT, ABDURAHMAN, ABDI NUSANTARA, AHMED EL HASBY, WAN KUMIS WIN ANJER, JUANG HANAFY, BOBY MAHJAY, COMEN, IRMA, TATI, WAN DANCER SERTA KELUARGA BESAR RPS PRODUCTION, TEATER KARANG LAUT, TEATER KOMPAS, TEATER ANG JERMAL, TEATER ANGKA, TEATER GANG-GANG, TEATER KIAMBANG, TEATER LORONG COMPANY, TEATER BANGSAWAN, bersama DISPORABUDPAT KOTA TANJUNGBALAI dan KELUARGA BESAR KESULTANAN ASAHAN serta ALIANSI PELAJAR SE KOTA TANJUNGBALAI



Napak Tilas Sultan Asahan Warnai Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-391


Walikota Tanjungbalai Drs H Thamrin Munthe MHum bersama Sultan Asahan XII Dr Kamal Abraham Abdul Jalil Rahmadsyah dan Pangeran Drs HT Bustamam berjalan menuju balai di ujung Tanjung Water Front City (WFC) Sungai Asahan dalam rangka mengikuti prosesi adat Melayu serangkaian peringatan hari jadi Tanjungbalai ke-391, Selasa (27/12).
— bersama Syamsul Rizal.
MedanBisnis – Tanjungbalai. Puncak peringatan hari jadi Kota Tanjungbalai ke-391 tidak hanya sebatas kegiatan paripurna istimewa di gedung DPRD, tapi juga diwarnai prosesi adat Melayu yang dipusatkan di Balai Ujung Tanjung Water Front City (WFC) Sungai Asahan, Selasa (27/12).
Pantauan MedanBisnis, prosesi adat yang dilaksanakan kali ini mengulang sejarah berdirinya Tanjungbalai dengaan penabalan langsung Sultan Asahan ke-XII DR Kamal Abraham Abdul Jalil Rahmadsyah beserta permaisuri DR Eva Meutia.

Sebelum penabalan di dalam balai, Sultan Abraham bersama Walikota Tanjungbalai Drs H Thamrin Munthe MHum didampingi Wakil Walikota Rolel Harahap dan unsur musida terlebih dahulu menyaksikan pertempuran antara pasukan dengan pasukan kerajaan yang pesisir hilir Danau Toba yang diperankan sekitar 500 orang siswa/siswi SLTA se-Tanjungbalai. Meski dimenangkan pasukan kerajaan Aceh, akan tetapi pertempuran berakhir damai dan menghasilkan kesepakatan menabalkan Sultan Asahan.


Usai menyaksikan pertempuran Sultan Asahan DR Kamal Abraham bersama Walikota Thamrin Munthe dan unsur muspida langsung berjalan seiring menuju balai tempat pertemuan antara Sultan Iskandar Muda dengan penguasa daerah pesisir dihilir Danau Toba.

Didalam balai tersebut dilangsungkan acara tepung sesuai dengan adat tradisi melayu yang dipandu langsung Ketua Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Tanjungbalai Drs H Arifin yang dirangkai sekaligus dengan makan bejambar bersama.


Thamrin Munthe dalam sambutannya menyatakan, bahwa tradisi adat yang diselenggarakan kali patut ditindaklanjuti dan menjadi budaya di tingkat Nasional. "Bagaimanapun kegiatan prosesi adat yang dilaksanakan pada puncak peringatan hari jadi Tanjungbalai ke-391 tahun ini tidak terlepas dengan catatan sejarah berdirinya kota Kerang yang berada di hilir Danau Toba. Kita akan terus berupaya menggali potensi budaya serta bertekad mewujudkan Tanjungbalai sebagai salah satu kota adat," katanya.

Sultan Asahan ke-XII DR Kamal Abaraham menyatakan, bahwa kepedulian melestarikan kebudayaan daerah dinilai sangat tinggi.

Kemudian, untuk mengingat dan memberikan penghargaan yang cukup besar terhadap perjuangan yang pernah ditotehkan di masa kejayaan Kesultanan Asahan.(arsyad yus)

4 komentar:

  1. Tonggak sejarah kembali dikenang, ternyata Sultan Iskandar Muda telah merelakan istrinya Siti Ungu dibawa pulang kembali ke Pinang Awan, dengan mengharuskan anak dalam kandungan istri diangkat menjadi raja.
    Pada tanggal/bulan berapa di tahun 1620 Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dinobatkan di Ujung Tanjung menjadi raja?

    Semoga kita mampu memberdayakan sungai yang mengalir di kota ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Sebelumnya pak saya mohon maaf kalau menggangu ... tolong sampaikan kepada Blog ne agar gambar Utama hari jadi Kota Tanjungbalai sedikit di ralat ... karna ada 2 foto tidak berkaitan dengan kesultanan Asahan ... mealinkan foto tu dari kesultanan serdang darul arif. adapun fotonya adalah :
    1. macam pelaminan
    2. orang2 yang berdiri sepanjang jalan

    Mohon di ralat ya ...
    Mohon di sampaikan kepada mereka ya pak ... soalnya saya g ada akun google ...
    By : tengku Surya

    BalasHapus
  4. terimakasih banyak pak,kami akan meralat kembali covernya...kami mohon maaf...salam ta'jim
    by :
    Tok Laut

    BalasHapus